Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kamis, 17 Maret 2011

Tanah Pilih Pesako Betuah, Disanalah Sahabatku Berjuang



Indri Aprianti (dok: hernisu)
Kota Jambi adalah sebuah kota sekaligus merupakan ibu kota dari Provinsi Jambi. Kota Jambi yang semula disebut juga menjadi pusat pemerintahan sejak zaman Kerajaan Melayu Jambi. Secara historis, Pemerintah Kota Jambi dibentuk dengan Ketetapan Gubernur Sumatera No. 103/1946 sebagai Daerah Otonom Kota Besar di Sumatera, kemudian diperkuat dengan Undang-undang No. p/1956 dan dinyatakan sebagai Daerah Otonom Kota Besar dalam lingkungan Provinsi Sumatera Tengah. Semboyan Kota Jambi adalah Tanah Pilih Pesako Betuah. 

Begitulah sejarah singkat Kota Jambi, di mana kota ini akan dijadikan Sahabatku menjadi Kota mengubah garis hidupnya. Darah kelahiran Jakarta, 24 April 1991 ini mengawali karirnya menjadi seorang kasir di sebuah perusahaan retail ternama di Indonesia, yang beberapa bulan kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dan mencoba mengajukan diri sebagai seorang admin di perusahaan yang bergerak di bidang IT, namun sayang lagi-lagi memutuskan untuk mengundurkan diri dan fokus untuk menjajal sebagai pegawai negeri sipil di Badan Pemeriksa Keuangan. Ia mengikuti seleksi tahap demi tahap bersama teman-teman yang lain, dan pada saat pengumuman ia terpilih menjadi calon pegawai negeri sipil dan siap ditempatkan di kota Jambi.

Wanita berjilbab ini dikenal sangat baik dan bijaksana oleh teman-temannya, selain itu ia adalah sosok wanita mandiri yang terlahir dari keluarga sederhana. Ia pun salah satu kandidat yang terpilih sekolah untuk mewakili ajang olimpiade akuntansi, namun sayang ia tersisihkan oleh dua kandidat yang tidak lain adalah teman dekatnya yaitu Hade Dwi Kanti dan Ita Puspitasari, akan tetapi kita semua mengakui bahwa ia memiliki kecerdasan di atas rata-rata teman-temannya. 

Selama bersekolah di SMK Negeri 8 ia sangat aktif sekali mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, salah satunya Paskibra. Selain jago di kelasnya, si penyuka warna hijau ini pun juga jago dalam gerakan baris-berbarisnya, maka dari itu ia selalu terpilih menjadi pasukan dalam kegiatan-kegiatan lomba yang diadakan sekolah lain. Dan alhasil, pasukan kami selalu juara dalam setiap lomba.

Sahabatku ini memang terbilang pendiam dan sedikit jutek (kata teman-teman lho), tetapi ketika kami mengadakan rapat atau diskusi mengenai ekstrakurikuler kami, dan ia menyumbangkan beberapa pendapat, tidak ada yang kami tolak dalam pendapatnya. Ya, walaupun diam seribu bahasa, namun ia sering memberikan solusi yang baik untuk kami ke depannya. Oh ya, siapa sangka di balik pendiamnya, sesekali kami temui ia juga seorang yang periang dan humoris.

Ya, banyak sekali kenangan indah bersamanya. Satu sisi kami sangat merasa kehilangan sekali akan sosok tegas dan pemberaninya. Tetapi di sisi lain kami pun bangga bahwasanya ia ingin membawa martabat dan derajat keluarganya yang lebih tinggi.

Berikut ini adalah kesan dan pesan dari perwakilan teman-teman yang saya rangkum untuknya :

1. Sandra Nur Kharisma
Kesan : Asik, rame
Pesan : Semoga makin sukses di tempat orang. Amin  











2. Achmad Saputra Wahyudin
Kesan : Gak ada lo gak rame. Hiks
Pesan : Jangan pernah lupa dengan semua kenangan yang ada dan orang-orangnya











3. Amy Sabrina Khairunisa
Kesan : Baik, jutek, tegas
Pesan : Slalu jaga persahabatan, walaupun dipisahkan jarak dan kesibukan











4. Laeli Sakinah
Kesan : Baiik .. agak jutek .. tegas .. hhe
Pesan : Tetep brusaha jdii iang trbaiik ..











5. Josina
Kesan : Diam-diam menghanyutkan
Pesan : Jangan lupakan sahabat2 2006 :)











6. Diana Yuniar
Kesan : Awal ketemu memang terlihat dingin bagaikan es.. brrrrrrrrr.. tp ramah tamah srta keakraban mulaii terjalin saat kita memulai pertemanan.. Indi sosok cwe lemah lembut, pendiam, namun bisa gokil jg.. keep contact with us.. okeii.. :)
Pesan : Stiap jengkal tanah serta langkah kaki ada 2006... haahahaa .. so walawpun kita sudah dipisahkan dengan jarak, tak akan ada arti perpisahan.. kita tetap kawand.. Good Luck For u sista.. Indi..











7. Jayati Zora
Kesan : diamnya penuh perhitungan , senyumnya penuh harapan , tawanya penuh arti dia, sahabat kami INDRI APRIANTI .PSK 03/XVI/06
Pesan : be a GREATself dear :)











Dan yang terakhir dari saya, kesannya sangat amat baik, penyayang, dan pengertian. Dan untuk pesannya jagalah iman dan islammu dengan shalat, tetap rendah hati, dan jangan lupakan orang-orang yang pernah dekat denganmu :). Kenapa sih saya tidak mencantumkan foto di tulisan kesan dan pesan saya? Karena eh karena saya ingin membacakan sebuah puisi khusus untuk sahabat kami. Mohon didengar dan diresapi dengan baik ya teman-teman. Salam sahabatku!







Rabu, 16 Maret 2011

Bukan Islam KTP



(dok: googleimage)
Apa Anda benar-benar beragama islam?
Jika masih penasaran dan bingung, silakan lihat kartu identitas teman-teman, mulai dari KTP, Kartu Pelajar, SIM dan sebagainya. Bagaimana sih teman-teman mengartikan dan memaknai Islam itu? Dari segi apa sih kita lihat? Secara etimologis kata "Islam" berasal dari bahasa Arab yang artinya selamat. Dari kata kita terbentuk aslama yang artinya menyerahkan diri atau tunduk dan patuh. Sebagaimana firman Allah SWT, “Bahkan, barangsiapa aslama (menyerahkan diri) kepada Allah, sedang ia berbuat kebaikan, maka baginya pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula bersedih hati” (Q.S. Al Baqarah:112). Dan yang memeluknya disebut Muslim, berarti menyerahkan diri kepada Allah dan taat pada ajaran-Nya.

Dan secara terminologis, Islam adalah agama wahyu yang didalamnya terdapat ajaran tauhid atau keesaan Tuhan yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw sebagai utusan-Nya yang terakhir dan berlaku bagi seluruh manusia, di mana pun, kapan pun, yang ajarannya meliputi seluruh aspek kehidupan. Secara teori kita sudah banyak menguasai apa arti dan makna Islam itu, bagaimana untuk mempraktikan serangkaian demi serangkaian kewajiban kita sebagai seorang Muslim?

Selain kita harus bangga dengan agama Islam, kita juga mesti paham benar apa itu Islam, karena jika kita sendiri tidak paham akan agama kita, kita pasti dengan mudah dihasut, mudah diombang-ambing oleh syubhatnya kaum liberal dan prular. Seperti sekarang ini banyak berita-berita bahwasanya umat muslim banyak yang terjerumus pada ajaran-ajaran yang tidak dibenarkan oleh Allah SWT.

Kita juga sering mendengar pengertian yang salah kaprah mengenai Islam, bahwa Islam adalah agama yang dibawa Nabi Muhammad. Ini memang ada benarnya tetapi sifatnya tidak luas dan lengkap. Lalu bagaimana dengan agama yang dibawa oleh Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa dan lainnya? Karena itulah terkadang kita mendengar bahwa agama yahudi dan nasrani mulanya benar, dengan asumsi bahwa para Nabilah yang membawa agama itu. Ini semua adalah kesalahpahaman karena tidak diutus seorang rasul kecuali dengan membawa agama Islam.


Coba kita merajuk pada sinetron yang berjudul "Islam KTP" yang ditayangkan distasiun televisi swasta, film religi ini benar-benar mengupas tentang perkembangan Islam yang ada di masyarakat, "Kita Islam tapi minim pengetahuan tentang Islam," tegas Anjasmara sebagai produser pelaksana yang penulis kutip dari kapanlagi.com. "Sinetron ISLAM KTP ini mudah–mudahan bisa menginspirasi kita semua untuk menjadi lebih baik lagi dalam menjalankan ibadah," harap Anjas. Sinetron yang menuturkan tentang keberadaan sosok Ustadz Ali yang tidak mau disebut ustadz karena beratnya tanggung jawab. Dia hanya ingin dipanggil Bang Ali, meski dinilai sebagai orang pilihan dengan penampilannya yang lumrah.

Nah pengertian yang sederhan tentang Islam yaitu mengikuti rasul. Hal seperti ini yang diungkapkan Ibn Katsir dalam tafsirnya :
Islam adalah mengikuti rasul dalam apa-apa yg allah mengutus mereka dengannya pada setiap masa (dimana rasul diutus), sampai pada akhirnya allah mengutus nabi muhammad sebagai pemungkas para nabi. (dimana syariat yg dibawanya adalah syariat penutup yg menghapus syariat nabi-nabi yg telah lalu).

Mari wahai saudaraku seiman dan seagama, Penulis pun tak luput dari dosa, penulis ingin kita sebagai umat Muslim bukan lagi sebagai "Islam di KTP" melainkan dari hati dan jiwanya juga Islam. Tulisan ini merupakan jahitan-jahitan dari beberapa sumber yang penulis cari sebagai bahan referensi. Jika ada yang kurang berkenan dan masih ada kesalahan pada penulisannya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya, yel-yel dari penulis yaitu "ISLAM GW BANGET". Wassalam

her/her